Polsek  

Polsek Asologaima Fasilitasi Mediasi Kecelakaan Lalu Lintas, Kedua Belah Pihak Sepakat Berdamai

banner 120x600
banner 468x60

Jayawijaya – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendorong penyelesaian permasalahan secara damai, Polsek Asologaima memfasilitasi mediasi antara pihak pengemudi dan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kampung Perabaga, Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya.

Mediasi berlangsung di halaman Polsek Asologaima, Jalan Trans Wamena–Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (14/7/2026), dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan kekeluargaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mempertemukan kedua belah pihak, memberikan ruang bagi masing-masing pihak menyampaikan pendapat, serta mencari kesepakatan bersama guna menyelesaikan permasalahan secara damai.

Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Kamis (9/7/2026), sekitar pukul 19.00 WIT, di Kampung Perabaga, Distrik Piramid. Berdasarkan keterangan dalam laporan, pengemudi mobil Toyota Kijang berwarna perak, Eltab Tabuni, menabrak dua orang pejalan kaki, yakni Yosep Tabuni dan Abema Wenda, saat melintas dari arah Wamena menuju Kampung Algonik, Distrik Piramid.

Akibat kejadian tersebut, Yosep Tabuni mengalami patah tulang, sedangkan Abema Wenda mengalami luka lecet pada bahu sebelah kiri. Dalam laporan juga disebutkan bahwa pengemudi diduga mengemudi dalam pengaruh minuman beralkohol.

Proses mediasi dibuka oleh Briptu Doga Logo, didampingi Kapolsek Asologaima dan anggota jaga. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan membicarakan penyelesaian dengan mengutamakan sikap saling menghormati.

Dalam proses mediasi, pihak pengemudi menyatakan kesanggupan memberikan uang sebesar Rp19.900.000 serta empat ekor ternak babi sebagai bentuk penyelesaian biaya pengobatan dan denda yang disepakati.

Setelah melalui pembicaraan bersama, pihak korban menyatakan menerima kesanggupan tersebut. Kedua belah pihak kemudian menyepakati penyelesaian permasalahan secara kekeluargaan dan menyatakan persoalan tersebut selesai berdasarkan kesepakatan yang dicapai.

Kapolsek Asologaima menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian dalam proses mediasi merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk membantu mempertemukan para pihak, menjaga komunikasi tetap baik, serta mencegah berkembangnya perselisihan di tengah masyarakat.

Pendekatan persuasif dan kekeluargaan diharapkan dapat menciptakan suasana yang sejuk, memberikan ruang bagi para pihak untuk mencapai kesepakatan secara sukarela, serta menjaga hubungan persaudaraan dan keharmonisan masyarakat.

Polsek Asologaima juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, dan tidak mengemudikan kendaraan setelah mengonsumsi minuman beralkohol. Apabila mengonsumsi alkohol, masyarakat diimbau untuk tidak berkendara dan menggunakan alternatif transportasi yang aman.

Polres Jayawijaya mengapresiasi sikap kedua belah pihak yang telah membuka ruang komunikasi dan mencapai kesepakatan bersama. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh pihak yang turut membantu menjaga situasi tetap tenang serta mendukung penyelesaian masalah secara damai.

Melalui pendekatan yang humanis dan pelayanan yang mengedepankan kepentingan masyarakat, Polres Jayawijaya bersama jajaran berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, mempererat persaudaraan, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Selama pelaksanaan mediasi, situasi terpantau aman dan kondusif.

POLISI BERSAMA MASYARAKAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *