Bitung – Dalam upaya meningkatkan kemampuan aparat kewilayahan dan memperkuat sinergitas antar matra TNI, personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1310-02/Lembeh Kodim 1310/Bitung Pelda Ebenheser Mabuka, memberikan materi tentang Pembinaan Bintara Teritorial kepada prajurit TNI Angkatan Laut, bertempat di Ruangan Rapat Komandan Sathantai Kodaeral VIII Bitung, Kel. Bitung Tengah, Kec. Maesa, Kota Bitung, Senin (22/06/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Untuk Mewujudkan Kader Potensi Maritim yang Profesional dan Adaptif dalam Mendukung Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut” tersebut, bertujuan membekali personel Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) Sathantai Kodaeral VIII Bitung dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai fungsi, peran, serta metode Pembinaan Teritorial (Binter) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan wilayah pertahanan yang tangguh.
Dalam penyampaian materinya, Pelda Ebenheser menjelaskan bahwa pembinaan teritorial merupakan salah satu fungsi utama TNI dalam menyiapkan wilayah pertahanan dan membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Berbagai aspek pembinaan teritorial, mulai dari penguasaan kondisi geografi, demografi, dan kondisi sosial wilayah, hingga teknik komunikasi sosial yang efektif dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas prajurit di wilayah pesisir dan kawasan maritim yang memiliki karakteristik tersendiri,” terangnya.
Melalui pembekalan ini, diharapkan para prajurit TNI AL mampu menjadi kader potensi maritim yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan operasional, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat serta mendukung terciptanya ketahanan wilayah laut yang kuat dan berkelanjutan.
Terpisah, Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, menyampaikan bahwa sinergi antar matra TNI merupakan faktor penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dikatakannya, pembinaan teritorial tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat teritorial TNI AD, tetapi juga dapat menjadi bekal berharga bagi seluruh prajurit TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin kesamaan persepsi dan peningkatan kemampuan dalam pembinaan wilayah, sehingga potensi maritim yang ada dapat diberdayakan secara optimal guna mendukung sistem pertahanan negara yang kuat, profesional, dan adaptif,” pungkas Dandim.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti secara aktif oleh para peserta melalui sesi diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman lapangan. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat menjadi bekal dalam memperkuat peran TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara serta mendukung pembangunan dan pemberdayaan wilayah pertahanan laut.(red)











