Polres  

Aksi Saling Serang Antar Kelompok Masyarakat di Wamena Berhasil Dilerai Aparat Kepolisian

banner 120x600
banner 468x60

Wamena – Telah terjadi aksi saling serang antara kelompok masyarakat asal Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Yahukimo pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 17.50 WIT di wilayah Kota Wamena. Peristiwa tersebut terjadi pasca pelaksanaan mediasi terkait kasus pembunuhan almarhum Piter Pahabol yang sebelumnya berlangsung di Mapolres Jayawijaya.

Dua kelompok massa yang terlibat masing-masing berasal dari Lanny Jaya dengan jumlah sekitar 400 orang dipimpin oleh Deny Wenda, serta massa dari Yahukimo dengan jumlah sekitar 400 orang dipimpin oleh Agus Pahabol. Ketegangan meningkat setelah proses mediasi selesai dan berujung pada aksi saling serang di sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Yos Sudarso dan Jalan Thamrin.

Menindaklanjuti situasi tersebut, personel Polres Jayawijaya bersama Brimob yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya bergerak cepat ke lokasi kejadian. Pada pukul 18.06 WIT, aparat keamanan berhasil melerai dan mengendalikan massa yang bertikai, sehingga situasi dapat dikondisikan dan tidak meluas.

Selanjutnya, masing-masing kelompok massa melakukan konsolidasi. Massa dari Lanny Jaya melakukan pengecekan dan konsolidasi di sekitar Jalan Yos Sudarso sebelum akhirnya kembali ke wilayah Sinakma pada pukul 18.33 WIT. Sementara itu, massa dari Yahukimo melakukan konsolidasi di kawasan Maplima.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, pertikaian diduga dipicu oleh ketidakpuasan salah satu pihak terhadap hasil tuntutan dalam proses mediasi yang belum dapat dipenuhi. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya korban luka akibat kejadian tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menahan diri, tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan permasalahan kepada aparat dan mekanisme hukum yang berlaku. Kepolisian juga terus melakukan penggalangan terhadap kedua belah pihak serta meningkatkan kesiapsiagaan personel guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi susulan.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Yahukimo akan terus dilakukan agar proses mediasi lanjutan dapat melibatkan seluruh unsur terkait, sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara damai dan kondusif.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *