Daerah  

Tanamkan Nilai Patriotisme Sejak Dini, Babinsa Jajaran Kodim 1310/Bitung Optimalkan Implementasi Buku Pedoman Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) di Lingkungan Sekolah

banner 120x600
banner 468x60

Bitung – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai patriotisme, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda, Babinsa jajaran Kodim 1310/Bitung di wilayah Kota Bitung dan Kab. Minahasa Utara, terus mengoptimalkan implementasi Buku Pedoman Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) di lingkungan sekolah yang berada di wilayah binaan masing-masing, Rabu (03/06/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan melalui pemberian materi wawasan kebangsaan, cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kedisiplinan, serta nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Para Babinsa di Koramil jajaran Kodim 1310/Bitung yang berada di wilayah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara, secara aktif mendatangi sekolah sekolah TK dan SD di wilayah binaannya, seperti di SD Katolik Santa Maria Kelurahan Manembo-Nembo, Kec. Matuari Kota Bitung, SD GMIM 29 Kel. Pasirpanjang Kec. Lembeh Selatan

Kota Bitung, Taman Kanak-Kanak GMIM Debora Kel. Sukur Kec. Airmadidi Kab. Minut, SD Inpres Tontalete Kec. Kema Kab. Minut, SD Inpres Likupang Satu Desa Likupang Satu Kec. Likupang Timur Kab. Minut, SDN Matungkas ,Kec Dimembe, Kab. Minahasa Utara, dan sekolah sekolah yang lain untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah guna memastikan materi pembinaan yang diberikan sesuai dengan Buku Pedoman Pembinaan Kesadaran Bela Negara.

Melalui pendekatan edukatif dan komunikatif, para siswa diajak untuk memahami pentingnya bela negara sebagai sikap dan perilaku yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun metode Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) di Lingkungan Pendidikan yang diberikan Babinsa kepada para Siswa/Siswi tersebut, antara lain, Ceramah interaktif ringan, Stortelling/Dongeng Edukatif, Lagu dan Gerak Lagu bertemakan nasionalisme, Mewarnai dan kegiatan motorik serta Simulasi Mini/Bermain Peran.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif, latihan kedisiplinan, dan berbagai metode pembelajaran yang menarik sehingga para siswa dapat memahami materi dengan baik serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ mengatakan bahwa optimalisasi implementasi Buku Pedoman Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) di lingkungan sekolah merupakan langkah nyata TNI AD melalui Babinsa jajaran Kodim 1310/Bitung dalam membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

“Pembinaan Kesadaran Bela Negara di lingkungan sekolah sangat penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai warga negara sejak usia dini. Melalui implementasi Buku Pedoman PKBN, para Babinsa memiliki acuan yang jelas dalam memberikan pembinaan sehingga materi yang disampaikan dapat lebih terarah, efektif, dan mudah dipahami oleh para pelajar,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kami berharap kehadiran Babinsa di sekolah-sekolah tidak hanya memberikan wawasan kebangsaan, tetapi juga mampu menjadi motivator bagi para siswa untuk terus belajar, berprestasi, menjaga persatuan, serta menjauhi segala bentuk perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun bangsa. Dengan tumbuhnya kesadaran bela negara sejak dini, akan lahir generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Letkol Inf Dewa Made DJ.

Pihak sekolah mengapresiasi kehadiran Babinsa yang secara aktif memberikan pembinaan kepada para siswa. Menurut mereka, program ini memberikan manfaat positif bagi para siswa dalam membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta memperkuat wawasan kebangsaan di tengah perkembangan zaman dan tantangan global yang semakin kompleks.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *